Habib Rizieq Minta FPI Tarik Dukungan kepada Prabowo-Sandi - Indeks Media

Thursday, January 31, 2019

Habib Rizieq Minta FPI Tarik Dukungan kepada Prabowo-Sandi

Per tanggal 28 Januari 2019, FPI melalui Habib Rizieq Shihab resmi menarik dukungan dari Prabowo-Sandiaga. Hal ini tak lepas dari pidato Hashim yang tak lain saudara kandung Prabowo menyatakan menerima dukungan dari PKI. Bahkan, mirisnya FPI tak dianggap bagian dari tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

“Sehubungan pernyataan resmi dari Hasyim Djojohadikusumo terkait ‘dipersilahkannya anggota PKI dari keluarga hingga cucu untuk mendukung PRABOWO’ maka diserukan segenap Aktivis FPI & SAYAP JUANGNYA beserta semua simpatisan FPI & seluruhnya untuk segera: ‘MENGUNDURKAN DIRI MASSAL TERKAIT DUKUNGAN KEPADA PRABOWO-SANDI, DIKARENAKAN MEREKA TELAH MEMBUKA PINTU GERBANG MASUK UNTUK PKI’,” demikian tulisan dalam maklumat Rizieq tersebut.

Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah mengatakan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo lebih tertarik pada keluarga simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) dibandingkan dengan Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Inas mengatakan hal itu tersirat dari pernyataan Hashim beberapa waktu lalu.

“Dari perkataan Hashim Djojohadikusumo tersebut, sangat jelas sekali tersirat bahwa baik Prabowo maupun Hashim sama sekali tidak tertarik dengan FPI maupun HTI, tapi justru FPI dan HTI-lah yang menggebu-gebu menawarkan diri mereka kepada Prabowo,” ucap Inas kepada wartawan, Rabu (30/1/2019)

Ucapan Hashim yang dimaksudnya ialah saat adik Prabowo Subianto itu berbicara di gedung Bhayangkari, Minggu (27/1). Saat itu Hashim menjelaskan alasan dirinya bekerja sama dengan FPI dan HTI karena dua organisasi masyarakat tersebut yang menawarkan dukungan.

Inas merasa heran terhadap pernyataan tersebut. Sebab, FPI dan HTI kelihatan total mendukung pemenangan Prabowo-Sandiaga. Di sisi lain, belum ada keluarga simpatisan PKI yang menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 02 itu.

“FPI dan HTI tampaknya sangat menggebu-gebu ingin diakui sebagai relawan pemenangan Prabowo-Sandi yang militan oleh Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo, tapi sayangnya harapan mereka tersebut sepertinya tidak dipandang sebelah mata pun oleh Hashim, karena bisa saja penyebabnya adalah label Islam dalam organisasi-organisasi tersebut,” ucapnya.

“Yang perlu dijadikan pertanyaan adalah, mengapa Prabowo dan Hashim lebih tertarik pada dukungan dari anak-cucu simpatisan PKI ketimbang dukungan FPI dan HTI? Padahal selama ini FPI dan HTI sudah berjuang habis-habisan untuk Prabowo Subianto!” sambung Inas.

Polemik ini bermula dari ucapan Hashim yang menyatakan Prabowo-Sandiaga menerima segala bentuk dukungan, termasuk dari anak-cucu simpatisan PKI. Hashim mengatakan siap menerima dukungan dari keturunan PKI asalkan tidak menyebarkan paham komunis. Hashim juga memastikan Prabowo 100 persen menganut ideologi Pancasila.

“Kami akan terima dukungan dari mana pun kecuali iblis, kecuali setan. Yang lain kami terima, Prabowo terima. Bahkan anak dan cucu (anggota) PKI pun, cicit PKI, kami akan terima dukungannya,” ujar Hashim di gedung Bhayangkari, Jalan Senjaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/1).

No comments:

Post a Comment