Kenali Penyakit Hernia, Penyebab dan Cara Mengobatinya Agar Tak Semakin Parah - Indeks Media

Monday, March 11, 2019

Kenali Penyakit Hernia, Penyebab dan Cara Mengobatinya Agar Tak Semakin Parah

Padang TIME.comHernia adalah membengkaknya otot dan tendon di perut yang bekerja untuk melindungi isi perut seperti usus. Hernia biasanya dimulai dengan benjolan kecil yang terjadi di balik kulit perut.

Walaupun penyakit ini menyebabkan rasa sakit namun karena merasa awam dengan penyakit hernia, maka banyak orang yang tidak memperhatikannya sehingga hernia dapat berubah menjadi penyakit yang fatal.

Hernia adalah gangguan kesehatan akibat timbulnya benjolan pada tubuh karena terjadi tekanan dalam tubuh hingga menekan bagian otot atau jaringan disekitarnya. Hernia biasa juga disebut dengan turun berok. Penyakit ini biasanya muncul di area antara dada dan pinggul.

1. Hernia inguinalis

Hernia inguinalis ditandai dengan usus atau kandung kemih menonjol melalui dinding perut di lipat paha. Penyakit ini paling umum terjadi terutama bagi para pria. Pria lebih berisiko mengalami hernia inguinalis.

2. Hernia femoralis

Hernia femoralis terjadi bila usus memasuki saluran yang dilalui pembuluh darah paha. Posisinya lebih sedikit ke bawah dari hernia inguinalis.

Benjolan yang terbentuk pun lebih kecil daripada hernia inguinalis. Hernia femoralis lebih umum terjadi pada wanita, khususnya wanita hamil atau dengan obesitas.

3. Hernia umbilikalis

Pada hernia umbilikalis, sebagian usus menembus dinding otot perut di sekitar pusar. Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi baru lahir. Pada sebagian besar kasus, hernia ini menghilang sebelum bayi berusia 1 tahun. Operasi baru akan dilakukan apabila benjolan ini terus ada dan membesar sampai usia di atas 5 tahun.

4. Hernia insisional

Hernia ini terjadi ketika usus menembus dinding otot perut pada lokasi operasi yang pernah dilakukan. Hernia tipe ini kerap terjadi apabila luka operasi tidak sembuh sempurna, misalnya pernah mengalami infeksi setelah operasi. Hernia insisional biasanya terjadi dalam waktu 2 tahun setelah operasi dan kerap ditemukan pada orang lanjut usia atau dengan berat badan berlebih.

5. Hernia epigastrika

Hernia epigastrika terjadi ketika jaringan lemak menonjol melalui dinding perut, yang terletak di antara pusar dan bagian bawah tulang dada. Hernia tipe ini lebih umum terjadi pada pria daripada wanita.

Kelemahan otot dapat dialami karena bawaan lahir, walaupun lebih sering terjadi pada kemudian hari. Karena itu, semua hal yang meningkatkan tekanan di dalam perut dapat menyebabkan penyakit hernia, tekanan tersebut dapat termasuk:

– Mengangkat benda berat

– Diare atau konstipasi

– Batuk atau bersin terus-menerus

Selain itu, kondisi berat badan berlebih, kehamilan,kekurangan gizi, dan merokok dapat memperlemah otot-otot sehingga hernia lebih mungkin terjadi.
4 dari 5 halaman
Gejala Penyakit Hernia

Hernia memiliki gejala-gejala yang dapat diwaspadai. Gejala yang paling umum terjadi adalah benjolan atau pembengkakan di perut. Namun ada gejala lain yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda mendapat gejala dibawah ini jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter.

1. Gangguan pencernaan

Hernia akan menyebabkan masalah perut yang mencakup kesulitan mencerna makanan, masalah pencernaan, sembelit, dan gangguan usus lainnya.

2. Sakit perut

Ada kasus hernia dimana penyakit ini akan menyebabkan rasa sakit di perut yang parah hingga Anda memerlukan bantuan medis sesegera mungkin.

3. Ketidaknyamanan di perut atau selangkangan

Selain rasa sakit di perut, hernia juga akan menimbulkan rasa sakit di selangkangan yang dikenal dengan kondisi hernia inguinalis atau femoralis. Rasa sakit ini menyerang setiap kali seseorang duduk atau membungkuk untuk mengangkat sesuatu.

4. Gangguan saraf

Hernia juga dapat menyebabkan rasa nyeri di bagian saraf. Misalnya hernia inguinalis yang dapat menyebabkan nyeri di kaki, skrotum (untuk pria), atau labia (untuk wanita).

Bila Anda memiliki hernia dan salah satu dari gejala di bawah terjadi pada Anda, segera datangi Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit terdekat:

– Nyeri hebat dan tiba-tiba pada hernia

– Mual dan muntah

– Sulit buang air besar atau buang angin

– Hernia menjadi keras, nyeri ketika disentuh, atau tidak dapat didorong masuk ke rongga perut


Artikel yang berjudul “Kenali Penyakit Hernia, Penyebab dan Cara Mengobatinya Agar Tak Semakin Parah” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment