Harga Mahal Cabe Merah dan Rafit Pemicu Inflansi di Sumatera Barat - Indeks Media

Thursday, August 1, 2019

Harga Mahal Cabe Merah dan Rafit Pemicu Inflansi di Sumatera Barat

Indeksmedia.com- Penyumbang inflansi tertinggi pada kelender tahun 2019 adalah pada bahan makanan 5,80 persen yang disebabkan oleh tingginya harga cabe merah dan cabe rawit. Sedangkan untuk sandang mencapai 3,10 persen. Sedangkan nilai tukar petani naik 0,29 persen. Untuk perkembangan harga beras beras naik 0,49 persen dibanding pada bulan Juni 2019.
Hal ini disampaikan oleh Badan Pusat Statistik Sumatera Barat Rabu, (1/8) Jl Khatib Sulaiman Padang.
[11:50, 8/1/2019] Tisna: Di kota Padang mengalami inflansi 0,89 persen dari 21 kota sedangkan Bukittinggi mengalami inflansi 0,46 persen. Penyebab tingginya inflansi di kota Padang disebabkan oleh bahan makanan yang cukup tinggi yakni 7,35 persen yang dipengaruhi meningkatnya harga cabe yang mencapai 0,6806 persen. Sedangkan Sate juga menyebabkan terjadinya perubahan harga sebesar 13.33 persen
[11:56, 8/1/2019] Tisna: Sedangkan nilai tukar petani di Sumatera Barat juga mengalami kenaikan yang disebabkan dibidang perternakan diantaranya naiknya harga sapi karena mendekati lebaran Iddul Adha.
[11:58, 8/1/2019] Tisna: Sedangkan harga gabah ditingkat petani di Sumatera Barat mengalami kenaikan2,89 persen.


Artikel yang berjudul “Harga Mahal Cabe Merah dan Rafit Pemicu Inflansi di Sumatera Barat” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment